Sumber limbah kertas
Seiring perkembangan zaman dan teknologi diiringi perkembangan
intelektual manusia yang mendorong manusia untuk terus menuntut pendidikan
formal di sekolah.
Dari hal tersebut kebutuhan manusia akan kertas juga akan terus meningkat. Sekolah merupakan lingkungan kecil di mana manusia di dalamnya membutuhkan kertas karena di luar sana masih benyak masyrakat dari berbagai golongan yang juga menggunakan kertas sebagai kebutuhannya, misalnya karyawan kantor, arsitek dan masih banyak lagi.
Dari hal tersebut kebutuhan manusia akan kertas juga akan terus meningkat. Sekolah merupakan lingkungan kecil di mana manusia di dalamnya membutuhkan kertas karena di luar sana masih benyak masyrakat dari berbagai golongan yang juga menggunakan kertas sebagai kebutuhannya, misalnya karyawan kantor, arsitek dan masih banyak lagi.
Dampak limbah kertas dalam
kehidupan manusia
Dampak kertas terhadap lingkungan
merupakan akibat negatif yang harus ditanggung alam karena keberadaan sampah
kertas. Dampak ini ternyata sangat signifikan. Sebagaimana yang diketahui,
kertas yang mulai digunakan sejak zaman dahulu sebagai alat bahan dasar untuk
menulis, kini telah menjadi barang yang sudah tidak terpisahkan dalam kehidupan
manusia. Kertas terbuat dari bahan dasar pohon, untuk memenuhi kebutuhan
manusia akan kertas maka ribuan pohon ditebang setiap tahunnya sehingga
mengakibatkan rusaknya hutan yang merupakan paru-paru dunia dan juga
mengakibatkan kelangkaan flora dan fauna.
Manfaat Limbah Kertas
Limbah kertas memiliki manfaat yang
tak terduga karena dapat di aur ulang menjadi art paper dan dapat digunakan
untuk membuat kerajinan tangan seperti kartu ucapan, pelapis permukaan boks
karton, tas, kap lampu, pengolahan sampah kertas ini sudah banyak di gunakan
seluruh masyarakat tanpa mereka sadar bahwa bahan dari produk tersebut adalah
dari sampah kertas.
Pengolahan Limbah Kertas
Pengolahan adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Pengolahan adalah salah satu strategi pengelolaan sampah
padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk / material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle).
Material yang bisa dipengolahan terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses pengolahan. Pengolahan lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, pengolahan adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.
dibandingkan dengan proses
pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, pengolahan adalah proses penggunaan
kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari pengolahan
adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari
prosessor komputer, timah hitam dari baterai, atau
ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.
Pengolahan adalah sesuatu yang luar
biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Proses
pengolahan alumunium dapat menghemat 95% energi dan
mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan
ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang
cukup besar pada energi juga didapat dengan menpengolahan kertas, logam, kaca,
dan plastik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar